A. Budaya Arab
Rumah dalam budaya
Arab memiliki ciri arsitektur khas berbentuk kotak dengan atap datar,
menggunakan material alami seperti tanah liat dan batu, dan didesain untuk
beradaptasi dengan iklim Timur Tengah yang panas dan berpasir. Interior
rumah sering menonjolkan ruang lesehan, motif geometris yang rumit, dan palet
warna hangat serta mewah.
Ciri Arsitektur dan Material
·
Bentuk Kotak dan Atap Datar:
Desain
ini tidak menggunakan genteng, melainkan atap datar yang juga berfungsi sebagai
tempat bersantai atau menjemur. Bentuk kotak dan atap datar ini membantu
sirkulasi udara, menjaga suhu interior tetap stabil, dan cocok untuk iklim
kering.
·
Material Tanah Liat:
Dinding
dan atap dibangun dari tanah liat tebal yang berfungsi sebagai isolator termal,
menjaga rumah tetap sejuk di siang hari dan hangat di malam hari.
·
Pola Al-Ablaq:
Teknik
pelapisan batu terang dan gelap secara bergantian pada dinding (terutama di
beberapa negara seperti Suriah) memberikan keunikan estetika pada
bangunan.
·
Material Alami:
Penggunaan tanah liat dan batu dalam
konstruksi mencerminkan kesederhanaan dan penghormatan terhadap alam di budaya
Arab.
Tata Ruang dan
Interior
·
Ruang Lesehan Luas:
Ruang
tamu seringkali berupa ruangan besar dengan lantai dilapisi karpet, tempat
keluarga dan tamu berkumpul dan bersilaturahmi.
·
Duduk di Lantai:
Tidak
adanya kursi dalam ruang tamu merupakan simbol keramahan dan kesetaraan,
menunjukkan bahwa semua tamu disambut tanpa memandang status.
·
Halaman Dalam (Sahn):
Halaman
dalam sering menjadi pusat perhatian di rumah tradisional, seperti di Bayt el
Suhaymi di Mesir.
·
Dekorasi Hiasan:
Motif-motif
geometris dan hiasan rumit sering diaplikasikan pada dinding atau elemen
lainnya, yang menunjukkan nilai estetika dan identitas budaya.
·
Palet Warna Kaya:
Interior rumah biasanya didominasi warna-warna mewah seperti emas, cokelat, dan krem, dengan aksen merah marun, biru tua, atau hijau zamrud untuk menciptakan suasana hangat dan elegan.
Makna Budaya dan Simbolisme
·
Kesederhanaan dan Kebersamaan:
Desain
yang sederhana, khususnya dengan penggunaan karpet sebagai alas duduk,
mencerminkan nilai kesederhanaan, kesamaan, dan kebersamaan dalam budaya
Arab.
·
Adaptasi Iklim:
Bentuk
dan material rumah dirancang khusus untuk menghadapi kondisi iklim gurun yang
panas dan berdebu.
·
Pencerminan Identitas:
Hiasan motif geometris yang rumit pada
bangunan mencerminkan nilai-nilai estetika dan identitas budaya masyarakat
Arab.
B. Kosa Kata dan Ungkapan
Kosa
Kata
|
Indonesia |
Arab |
Indonesia |
Arab |
|
Rumah |
بَيْتٌ |
Kursi |
كُرْسِيٌّ |
|
Kamar |
غُرْفَةٌ |
Meja |
طَاوِلَةٌ |
|
Kamar tidur |
غُرْفَةُ النَّوْمِ |
Sofa |
أَرِيْكَةٌ |
|
Ruang tamu |
غُرْفَةُ الْإِسْتِقْبَالِ |
Lemari |
خِزَانَةٌ |
|
Ruang belajar |
غُرفَةُ الْمُذَاكَرَةِ |
Rak |
رَفٌّ |
|
Kamar mandi |
حَمَّامٌ |
Tirai/Gorden |
سِتَّارةٌ |
|
Teras rumah |
فِنَاءٌ |
Tempat tidur |
سَرِيْرٌ |
|
Dapur |
مَطْبَخٌ |
Bantal |
وِسَادَةٌ |
|
Pintu |
بَابٌ |
Kompor |
مَوْقِدٌ |
|
Jendela |
نَافِدَةٌ |
Kulkas |
ثَلَّاجَةٌ |
|
Garasi |
مِرْآبٌ |
Piring |
صَحْنٌ |
|
Tembok |
جِدَارٌ |
Sendok |
مِلْعَقَةٌ |
|
Lantai |
بَلَاطٌ |
Tangga |
دُرْجٌ |
|
Atap |
سَقْفٌ |
Lantai atas |
اَلطَّابِقُ الْعُلوِيُّ |
|
Kunci |
مِفْتأحٌ |
Lantai bawah |
اَلطَّابِقُ السُّفْلِيّ |
Ungkapan
|
Ungkapan (Arab) |
Respon (Arab) |
Terjemahan Indonesia |
|
أَيْنَ أُمِّي؟ |
فِي الْمَطْبَخِ. |
Di
mana ibuku? → Di dapur. |
|
هَلْ غَسَلْتَ يَدَيْكَ؟ |
نَعَمْ، غَسَلْتُهُمَا. |
Apakah
kamu sudah mencuci tanganmu? → Ya, saya sudah. |
|
مَتَى نَتَغَدَّى؟ |
بَعْدَ قَلِيلٍ. |
Kapan
kita makan siang? → Sebentar lagi. |
|
مَنْ يُرَتِّبُ السَّرِيرَ؟ |
أَنَا سَأُرَتِّبُهُ. |
Siapa
yang merapikan tempat tidur? → Saya. |
|
لَا تَنْسَ غَسْلَ الْأَطْبَاقِ. |
حَسَنًا، سَأَغْسِلُهَا الآنَ. |
Jangan
lupa cuci piring. → Baik, sekarang saya cuci. |
|
أَيْنَ الْمِفْتَاحُ؟ |
هُوَ عَلَى الْمَكْتَبِ. |
Di
mana kuncinya? → Ada di meja. |
|
أَطْفِئِ الْمِصْبَاحَ مِنْ
فَضْلِكَ ! |
حَسَنًا. |
Tolong
matikan lampu. → Baik. |
|
هَلْ جَهَّزْتَ الْمَدْرَسَةَ؟ |
نَعَمْ، جَهَّزْتُهَا. |
Sudahkah
kamu menyiapkan sekolahmu? → Ya, sudah. |
|
مَنْ يَكْنُسُ الْبَيْتَ الْيَوْمَ؟ |
أَنَا سَأَكْنُسُهُ. |
Siapa
yang menyapu rumah hari ini? → Saya. |
|
أُرِيدُ أَنْ أَشْرَبَ الْمَاءَ. |
هَذَا كَأْسُ الْمَاءِ. |
Saya
ingin minum air. → Ini segelas air. |
|
مَتَى نَخْرُجُ لِلشِّرَاءِ؟ |
فِي الْمَسَاءِ. |
Kapan
kita pergi belanja? → Nanti sore. |
|
ضَعِ الْكُتُبَ عَلَى الرَّفِّ. |
حَسَنًا، سَأَضَعُهَا. |
Letakkan
buku di rak. → Baik, saya letakkan. |
|
لَا تَلْعَبْ بِالْهَاتِفِ كَثِيرًا. |
حَسَنًا، سَأَتَوَقَّفُ. |
Jangan
terlalu banyak main HP. → Baik, saya berhenti. |
|
هَلْ غَسَلْتَ الْمَلابِسَ؟ |
لَا، سَأَغْسِلُهَا غَدًا. |
Sudahkah
kamu mencuci pakaian? → Belum, besok. |
|
أَنَا مُتْعِبٌ، سَأَسْتَرِيحُ
قَلِيلًا. |
نَعَمْ، اِسْتَرِحْ. |
Saya
lelah, akan istirahat sebentar. → Ya, silakan. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar